Golongan Darah Pada Kucing

Tidak seperti pada manusia terdapat empat macam golongan darah (A,B,AB dan O)maka pada kucing hanya dikenal tiga macam golongan darah yaitu : A,B dan AB. Walaupun memeriksakan golongan darah kucing tidak umum dilakukan namun tidak ada salahnya kita mengetahui hal hal yang berkaitan dengan golongan darah kucing.

Pada keadaan darurat yang membutuhkan transfusi darah maka mutlak diperlukan pemeriksaan golongan darah kucing untuk menghindari reaksi negatif yang muncul dari transfusi darah antar kucing yang berbeda golongan darahnya.

Selain untuk kepentingan medis, pengetahuan tentang golongan darah pada kucing juga diperlukan dalam pembiakan (breeding) kucing untuk menghindari munculnya kasus neonatal erythrolysis dimana anak kucing dengan golongan darah A dari induk dengan golongan darah B akan mendapatkan zat anti golongan darah A dari induknya, hal ini akan berakibat kematian apabila tidak ditangani sedini mungkin.

Karena fasilitas untuk pemeriksaan golongan darah kucing tidak tersedia dengan banyak dan kalaupun ada kemungkinan biaya pemeriksaan yang tidak murah, maka sekedar untuk referensi barangkali informasi mengenai hubungan jenis kucing dengan golongan darah berikut bisa bermanfaat.

Kucing ras siam, oriental shorthair, american shorthair, burma dan tonkin hampir 100% mempunyai golonga darah A. Sebuah penelitian secara acak oleh tim dokter hewan dari IPB terhadap 50 ekor kucing kampung di daerah Bogor dan Bekasi mendapati bahwa 100% dari kucing yang diteliti memiliki golongan darah A.

Kucing dengan golongan darah B bisa ditemukan pada jenis kucing Maine Coon dan Norwegian Forest ( 1 – 10% kemungkinan mempunyai golongan darah B), kucing Abyssinian, Birman, Himalayan, Japanese Bobtail, Persian, Scottish Fold Somali dan Spynx mempunyai kemungkinan golongan darah B sebesar 10 – 25%, sedangkan kucing berjenis British Shorthair, Cornish Rex dan Devon Rex mempunyai kemungkinan bergolongan darah B lebih dari 25%.

Untuk kepentingan pembiakan (breeding) anak kucing yang dilahirkan dari induk dengan golongan darah berbeda, secepat mungkin dipisahkan dari induknya dan tidak dibiarkan menyusu pada induknya – hal ini dimaksudkan untuk menghindarkan anak kucing mengkonsumsi air susu induk yang mengandung zat anti golongan darah berbeda.  

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s